Head of Research PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada mengatakan laju IHSG sempat melampaui area target resisten (5.405-5.422) dan sempat bertahan di atas area target support (5.300-5.368).
“Kembali, IHSG torehkan rekor di hari kejepit (tanggung libur) seiring masih adanya aksi beli. IHSG pun berhasil menyentuh level tertinggi terbarunya (High 5.427,31),” ujar Reza seperti dikutip dari riset, Senin (23/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait perdagangan sebelumnya, Reza menilai laju IHSG pasca libur Imlek 2566 masih dapat bergerak di teritori positif. Bahkan mampu melewati estimasi dan kekhawatiran pihaknya, akan terjadinya pembalikan arah pasca menyentuh level tertingginya.
Kedua, Reza menyatakan pihaknya menilai bahwa mahal, murah, tinggi, dan rendahnya level IHSG adalah relatif. Artinya, sepanjang berbagai faktor seperti yang disampaikan di hal pertama tersebut terpenuhi, maka high level selanjutnya akan diraih.
“Untuk kali ini, meski laju rupiah masih menunjukkan pelemahannya, namun dukungan dari transaksi asing yang kembali mencetak aksi beli, laju positif bursa saham Asia, dan imbas beberapa rilis moneter Indonesia yang dibantukan dengan masih adanya imbas penurunan BI rate mampu melambungkan IHSG, meski jelang akhir sesi mulai sedikit melemah,” kata Reza.
Pertimbangan saham:
ASRI 660-710
AKRA 4850-4900
BMRI 11950-12300
WIKA 3560-3705
MLPL 810-900
NRCA 350-415
(gir/gir)