“Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi yang menjadi kewajiban seluruhnya akan digunakan untuk meningkatkan aktiva produktif terutama dalam bentuk pemberian kredit,” ujar Direktur Mandiri Sekuritas Iman Rahman selaku penjamin pelaksana emisi obligasi di Jakarta, Selasa (24/2).
Senior obligasi pertama dari UOB ini mendapat rating AAA (triple A) dari PT Fitch Ratings Indonesia serta ditawarkan dalam tiga seri yaitu seri A, seri B, dan seri C. Harga penawaran 100 persen dari nilai nominal obligasi dan diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku agen pembayaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Memang belum ditentukan karena kami akan menghitung blended cost-nya, jadi averagenya bukan per seri jadi nanti komposisinya akan tergantung pada cost-nya,” ujar Iman.
Masa penawaran awal obligasi ini akan dilakukan sejak tanggal 24 Februari 2015 hingga 10 Maret 2015. Dengan target efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diharapkan pada tanggal 24 0 26 Maret 2014 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan pada 1 April 2015.
Berikut rincian tenor dan kupon per Obligasi I Bank UOB Tahun 2015:
Seri A : tenor 370 hari, 8,6 – 9 persen per tahun
Seri B: tenor 3 tahun, 9,4 – 9,8 persen per tahun
Seri C: tenor 5 tahun, 9,6 – 10 persen per tahun