"Kami rapat tentang industri otomotif, bukan mobil nasional. Membicarakan masalah angkutan pertanian, pedesaan. Itu yang kita siapkan dan akan kita produksi sendiri," ujar Saleh Husen usai rapat koordinasi di Istana Kepresidenan, Rabu (265/2) malam.
Saleh mengatakan kebutuhan akan kendaraan angkutan di sektor pertanian, pertambangan, perkebunan dan transportasi pedesaan cukup besar. Hal itu menjadi potensi bisnis yang cukup besar jika bisa diproduksi sendiri oleh Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, lanjut Saleh Husen, pihaknya bersama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) akan melakukan kajian dan menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan industri kendaraan pertanian dan pedesaan nasional.
Mengenai bahan baku produksi, Menperin mengatakan kalau bisa seluruhnya berasal dari dalam negeri. Untuk itu, industri komponen lokal akan didorong untuk bisa memasok kebutuhannya.
Untuk merangsang geliat industri otomotif ini, Saleh Husen mengatakan pemerintah akan menyiapkan insentif yang sifatnya tidak bertentangan dengan aturan dan ketentuan nasional. (ags/gen)