Ditemui di warung kopi dekat pintu masuk pabrik Chevrolet, Fajrul (29) salah seorang spekerja perusahaan vendor yang memasok bemper untuk pabrik tersebut mengaku mulai hari ini sudah tidak banyak pekerjaan yang dilakukannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sama seperti karyawan pabrik Chevrolet ini, sekarang ya saya datang hanya untuk absen saja. Sambil standby kalau ada pesanan lagi," ujarnya.
"Tapi karena pengumumannya pabrik sudah tidak produksi mulai 30 Juni 2015, saya tidak tahu deh bagaimana kelanjutannya. Itu urusan bos di kantor saya," katanya.
Usai manajemen General Motors Indonesia mengumumkan rencana penghentian produksi Chevrolet Spin di pabrik Pondok Ungu, Bekasi, Fajrul mengaku para pekerja pabrik yang setiap hari berinteraksi dengannya banyak yang gelisah.
"Mereka tidak tahu bagaimana kelanjutan nasibnya. Setahu saya di sini juga tidak ada Serikat Pekerjanya," kata Fajrul. (ded/ded)