Dengan banderol sebesar itu, harga gas elpiji 12 kilogram kembali ke harga bulan Januari 2015. Bulan lalu Pertamina memang sempat menurunkan harga gas itu menjadi Rp 129.000 per tabung.
Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengungkapkan kenaikan harga gas bertabung biru tersebut dilatarbelakangi oleh meningkat harga jual minyak Aramco, menyusul eskalasi harga minyak dunia yang saat ini berada di kisaran US$ 60 sampai US$ 70 per barel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pemilik agen gas 12 kilogram, Rizal, mengakui adanya perubahan harga gas elpiji itu.
"Ya, hari ini paket yang datang sudah di angka Rp 134 ribu. Kalau pasokan elpiji 3 kg sudah normal," kata Rizal, pemilik agen di bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (ded/ded)