"Wacana ini baru kami kembangkan. Kami sebenarnya semacam testing the water kayak. Bagaimana sih sebenarnya kalau kami menggunakan kawasan hutan (dalam mengembangkan peternakan). Ternyata responnya positif dari Kementerian Pertanian dari berbagai pihak itu responnya positif,” ujar Direktur Utama Perum Perhutani Mustoha Iskandar usai menghadiri
konferensi pers di kantor Perhutani, Jakarta, Selasa (3/3).
Menurut Mustoha, transformasi bisnis ini juga merupakan bentuk dukungan Perhutani dalam mendukung kebijakan ketahanan pangan pemerintah. Selama ini, katanya, pengusaha daging dan pengusaha ternak kesulitan mencari areal untuk mengembangkan ternak padahal Perhutani memiliki areal hutan yang luasnya mencapai 2,45 juta hektare (ha).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perhutani telah mencanangkan area seluas 5 ribu ha untuk dapat menjadi bagian dari sistem integrasi peternakan ini. Rencananya, area Perhutani di Jawa Tengah akan menjadi lokasi percontohan.
Mustofa mengungkapkan dalam setahun ini diharapkan proyek ini sudah dapat berjalan dan hasilnya sudah dapat terlihat di tahun 2016. (ags/gen)