Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Perhutani Agus Prastawa menjelaskan, produksi perdana pabrik sagu terbesar di Indonesia tersebut karena perseroan disibukkan dengan urusan teknis pemasangan mesin pengolahan dan mesin boiler serta instalasi listrik.
“Sekarang kami fokus menyelesaikan pabrik yang sekarang kira-kira sudah 85 persen ini. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa memulai produksi sebanyak 100 ton per hari,” kata Agus di Jakarta, Selasa (3/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Mungkin baru tahun depan kita baru bisa berproses sagu yang lebih banyak lagi,” tandasnya.
September 2014 lalu, Direktur Utama Perum Perhutani Bambang Sukmananto mengungkapkan investasi yang dikeluarkan perusahaannya untuk bidang usaha baru tersebut mencapai Rp 112 miliar. Perhutani akan mengelola lahan seluas 15 ribu hektare milik pemerintah yang akan disulap menjadi kebun sagu.
(gen)