Torehan laba bersih tersebut ditopang oleh lonjakan jumlah nasabah individu maupun kelompok sebesar 67 persen dibandingkan 2013 menjadi hampir 1 juta nasabah sampai akhir tahun lalu.
“Masyarakat Indonesia semakin percaya menggunakan produk Sinarmas baik asuransi maupun layanan finansial lainnya," kata Presiden Direktur Sinarmas Johnson Chai di Jakarta, Senin (16/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Data ini menunjukkan semakin berkembangnya minat nasabah terhadap produk asuransi yang menawarkan perlindungan jangka panjang dan manfaat tambahan lainnya," tutur Johnson.
Sedangkan, rasio pencapaian solvabilitas dengan metode Risk Based Capital (RBC) perusahaan mencapai 747,95 persen untuk konvensional dan 64,24 persen untuk syariah.
Pencapaian positif Sinarmas pada 2014 juga didukung oleh strategi pemasaran yang diperkuat melalui empat jalur distribusi, yakni agency, bancassurance, Direct Marketing-Telemarketing (DMTM) dan employee benefit.
Kontribusi ke empat jalur distribusi tersebut kepada perolehan ekuivalen premi tahunan (annual premium equivalent/ APE) bisnis baru berturut-turut adalah sebesar 38 persen, 20 persen, 9 persen, dan 33 persen. (gen)