"(Anggaran yang dihabiskan) Rp 80 miliar untuk enam bulan. Itu (semua) dari sponsor," jelas Ketua Koperasi Pelestarian Budaya Nasional (KPBN) Didi Petet di Gedung Kementerian Perdagangan, Selasa (17/3).
Keikutsertaan Indonesia dalam WEM 2015 merupakan kerjasama KPBN dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koordinator Kemaritimakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semoga suksesnya penyelenggaraan ini berikut misi mulia yang dibawa bisa menjadi kado manis bagi 70 tahun kemerdekaan Indonesia," kata Didi.
Menteri Perdagangan Rachmat gobel berharap rangkaian kegiatan ini membuka kesempatan lebih besar bagi Indonesia untuk mengenalkan beberapa produk unggulan negeri ini kepada dunia. Untuk itu, Paviliun Indonesia harus tampil spektakuler untuk menarik perhatian dunia mendalami potensi nasional.
Menko Kemaritiman Indroyono Susilo mengatakan melalui pameran ini Indonesia juga akan menunjukkan budaya maritim dan kekayaan laut yang berlimpah.
"Alhamdullilah kita bersama-sama menggelar ini dan tentu kita sasarannya selain menunjukkan kehadiran Indonesia dengan visi Poros Maritim yang baru ini juga mengundang investasi untuk masuk,” jelas Indroyono. (ags)