"Walau industri pertambangan masih akan lemah namun kami optimistis tahun ini penjualan machine (alat berat) bisa sampai 2.500 unit. Sementara untuk penjualan unit engine ditargetkan mencapai 1.000 unit dibandingkan 2014 sekitar 900 unit," ujar Director and Chief Operating Officer Trakindo Ali R. Alhabsyi di Jakarta, Rabu (25/3).
Ali mengungkapkan, keputusan manajemen untuk meningkatkan target penjualan tidak lepas dari program pemerintah yang tengah menggenjot pembangunan infrastruktur. Untuk bisa mengoptimalkan peluang tersebut, manajemen tengah menyiapkan strategi untuk bisa meningkatkan proporsi penjualan alat berat di sektor infrastruktur yang sebelumnya masih berada di bawah 20 persen.
"Penjualan sektor pertambangan memang akan turun dari 60 menjadi 40-45 persen. Namun penjualan untuk sektor infrastruktur dan konstruksi akan berada diatas 20 persen. Lihat saja, dimana-mana sudah banyak crane," tuturnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sisanya lagi (20 persen) diisi oleh penjualan di sektor oil and gas dan sektor power system," pungkasnya. (gen)