"Saya kemarin baru adjustment, jadi baru tahun depan saya akan e-filing. Beberapa waktu yang lalu saya banyak pekerjaan di mana-mana sehingga filenya begitu banyak, kalau masukin ke e-filing itu repot," kata Sofyan usai menghadiri Laporan Pengisian SPT tahun 2015 di kantornya, Jakarta, Senin (30/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sebelum jadi menteri ini kerjanya full time part timer. Part timer di mana-mana sehingga masing-masing kan memotong pajak, sehingga saya harus isi sendiri dan filenya cukup tebal," tutur Sofyan.
Oleh karena itu, Sofyan berkomitmen untuk memanfaatkan fasilitas e-filing untuk pelaporan SPT-nya tahun depan. "Kalau tahun depan nanti cuma satu pemberi kerja ya jadi lebih simpel," tutur Sofyan.
Fasilitas e-filing memang belum dimanfaatkan oleh semua menteri yang dipimpin Presiden Joko Widodo dalam pelaporan SPT. Beberapa menteri yang sudah memanfaatkan fasilitas e-filing dalam pelaporan pajaknya tahun ini adalah Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi serta Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan. (gir)