Sofyan memaparkan, ratusan peserta tersebut mewakili berbagai perusahaan besar dari masing-masing negaranya. Hal ini, menurut dia, menunjukkan bahwa minat mereka untuk menanamkan modalnya di Indonesia sangat tinggi.
"World Economic Forum ini kan inisiatif swasta yang mereka adakan setahun sekali. Indonesia juga sangat banyak yang daftar, sampai hari ini ada 650 orang. Itu menunjukkan keinginan para investor, para profesional untuk melihat secara dekat bagaimana kemajuan kita dan meningkatkan investasi," ujar Sofyan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (30/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia berharap dengan digelarnya acara ini pemerintah mampu memberikan paparan lengkap mengenai kondisi investasi di Indonesia, masalah reformasi birokrasi yang dilakukan, dan prospek Indonesia ke depan.
Direktur Senior Kepala Asia Pasifik World Economic Forum, Sushant Palakurthi Rao, mengatakan pelaksanaan forum internasional ini merupakan ke 24 kalinya digelar. Acara ini, kata dia, bertujuan untuk meningkatkan kerjasama regional dalam mengakselerasi pembangunan sosial-ekonomi.
"Untuk itu kami membawa para pemimpin senior dan bisnis, politik, masyarakat sipil, akademis di tahun yang kritis bagi kawasan Asia-Pasifik," kata Sushant dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, belum lama ini. (gir)