“Semester I harga biasanya tetap. Kami mungkin akan menaikkan pada semester II karena biasanya proyek sudah mulai banyak,” ujar Pamudji Raharjo, Direktur Utama Semen Baturaja di Jakarta, Selasa (31/3).
Sebelumnya harga jual diketahui sebesar Rp 962.151 per ton pada 2014, atau naik sebesar 4 persen dari harga 2013 sebesar Rp 925.713 ton. Oleh karena itu penaikan harga nantinya dinilai tidak terlalu tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Salah satunya kami melakukan kerjasama dengan perusahaan logistic pelat merah yaitu PT BGR untuk jasa angkutan truk dan pergudangan serta PT KALOG untuk menambah kapasitas angkutan kereta menjadi 50 gerbong per hari, dari sebelumnya 20 gerbong,” katanya.
Pertumbuhan tersebut diharapkan menghasilkan pendapatan sebesar Rp 1,71 triliun atau meningkat hingga 41 persen dari capaian 2014 senilai Rp 1,22 triliun. Sementara itu laba bersih ditargetkan menanjak 12 persen menjadi Rp 368 miliar dari perolehan 2014 senilai Rp 328 miliar.