“Kami terbang untuk melihat rencana Cilamaya dan setelah melihat kondisi di lapangan, Wapres (Jusuf Kalla) memutuskan kita harus membangun pantai utara Jawa kalau Tanjung Priok over capacity,” tutur Indroyono di Jakarta, Kamis (2/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rapat itu dihadiri Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Indroyono, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri ESDM Sudirman Said, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago.
Syarat pengganti Cilamaya
Indroyono mengatakan lokasi persis pelabuhan masih dicari. Syaratnya, memenuhi koridor 5 kilometer ke kiri dan 5 kilometer ke kanan aman. Lebar pelabuhan ini, kata dia harus menjamin bahwa produksi migas tak terganggu.
“Kami Kami tekankan bahwa pemindahan ini bukan masalah pipa gas tapi anjungan. Di Pantura ada 203 anjungan, di mana 168 productive well. Di Cilamaya sendiri ada 80-an anjungan,” katanya.
(ded/ded)