“Ya memang kami targetkan (kredit perumahan rakyat/KPR) hingga 30 persen, dari saat ini sekitar 27,5 persen pangsa pasar kami di sektor pembiayaan KPR. Alasannya karena program Sejuta Rumah kami anggap berpotensi meningkatkan pembiayaan,” ujar Direktur Utama BTN Maryono di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pada 2019 kami targetkan persetujuan KPR bisa selesai dalam tiga hari. Sementara penyaluran sejak 2014 hingga 2019 bakal mencapai 1,5 juta unit, atau rata-rata 300 ribu per tahun,” jelasnya.
Lebih lanjut, total KPR yang sudah disalurkan BTN sejak 1976 sampai dengan 2014 berjumlah sekitar Rp 130 Triliun yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 3,5 juta masyarakat Indonesia.
Sementara, khusus untuk program rumah bersubsidi (FLPP), sejak program ini dijalankan tahun 2010 hingga 2014 telah direalisasikan rumah lebih dari 368.000 unit dengan total kredit mencapai lebih dari Rp 25 Triliun. Khusus FLPP, pada tahun 2014 terealisasi 93.000 unit dengan jumlah kredit lebih dari Rp 7,9 Triliun. (ags)