Direktur Keuangan Bank Danamon Vera Eve Lim mengatakan bahwa perlambatan kredit otomotif disinyalir sebagai penyebab melambatnya pertumbuhan laba Danamon pada periode ini. Ini seiring dengan lesunya penjualan kendaraan bermotor secara nasional pada kuartal pertama tahun 2015.
"Pada kuartal pertama 2015, kredit otomotif melalui Adira Finance adalah Rp 48,2 triliun, di mana pertumbuhan tersebut sejalan dengan turunnya permintaan industri. Perlambatan kredit tersebut cukup mempengaruhi pendapatan bunga," ujar Vera di Jakarta, Kamis (16/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika pendapatan bunga mengalami peningkatan, lain halnya dengan pos pendapatan lainnya. Pendapatan operasional Bank Danamon menurun sebesar 4,21 persen dari angka Rp 4,51 triliun pada kuartal pertama tahun lalu menjadi Rp 4,32 triliun pada tahun ini.
Meski pendapatan Bank Danamon pada kuartal pertama lebih kecil dibanding tahun sebelumnya, namun perusahaan berhasil menekan biaya operasional dari Rp 2,48 triliun pada tahun lalu menjadi Rp 2,3 triliun pada tahun ini.
"Penurunan biaya operasional sebesar 7 persen dibandingkan tahun lalu menunjukkan disiplin pada pengelolaan pengeluaran operasional serta inisiatif Danamon untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, termasuk relokasi cabang dan penyesuaian sumber daya manusia yang menghasilkan perbaikan dalam rasio biaya terhadap pendapatan sebesar 1,9 persen dari 55,2 persen menjadi 53,3 persen dalam kuartal pertama tahun ini,” kata Vera.