“Dalam waktu dekat kalau bisa kita (Bapertarum-PNS dan Taspen) mau gandeng BTN. Sebenarnya BTN juga sudah siap (memberikan KPR) karena banyak PNS yang sudah mau pensiun belum punya rumah,” ujar Direktur Utama Bapertarum-PNS Heroe Soelistiawan ketika ditemui dalam acara perayaan ulang tahun ke-52 Taspen di Jakarta, Jumat (17/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya kerjasama ini, Bapertarum-PNS dapat membantu dalam hal pembayaran uang muka, Taspen dapat menjamin pembayaran kredit melalui dana pensiun PNS, dan bank dapat memberikan fasilitas KPR rumah pertama bagi PNS yang masa pensiunnya sudah dekat.
“Taspen menjamin bahwa (dana) pensiunnya itu akan dibayar melalui bank melalui KPR,” ujar Iqbal dalam kesempatan yang sama.
Sebagai informasi, Bapertarum-PNS saat ini mengelola dana sekitar Rp 9,4 triliun. Dana tersebut merupakan tabungan perumahan bagi PNS . Sementara itu, Taspen mengelola dana sebesar mencapai Rp 142 triliun, Rp 70 triliun diantaranya merupakan merupakan dana pensiun dan sisanya merupakan dana Tunjangan Hari Tua (THT).
Sebelumnya, Bapertarum-PNS dan Taspen telah bekerjasama dengan menyepakati pembayaraan uang tabungan perumahaan bagi PNS yang dikelola Bapertarum-PNS akan dibayarkan satu paket dengan pembayaran klaim Taspen mulai 1 Juni 2015. (gir)