General Manager AP II Iwan Khrishadianto menginstruksikan hal tersebut melalui surat edaran nomor 12.01.01/02/04/2015 tentang Pemindahan Pesawat Udara dari Bandara Halim Perdanakusuma yang ditujukan kepada 42 perusahaan yang dimaksud.
Dalam suratnya, Iwan mengatakan para delegasi kedua ajang kenegaraan internasional tersebut akan tiba di Jakarta melalui Halim Perdanakusuma bagi yang menggunakan pesawat khusus dan melalui Bandara Soekarno-Hatta bagi yang menggunakan pesawat reguler.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama kegiatan tersebut berlangsung satu minggu penuh, Iwan juga meminta operator penerbangan yang memiliki hanggar untuk memasukkan pesawatnya ke dalam hanggar. Sementara bagi seluruh maskapai penerbangan yang beroperasi dari dan menuju Halim Perdanakusuma diminta untuk sewaktu-waktu mengalah dan memprioritaskan penggunaan Halim Perdanakusuma untuk para tamu negara.
Berikut daftar beberapa perusahaan yang diminta AP II untuk mengungsi sementara dari Halim Perdanakusuma:
1. PT ASI Pudjiastuti Aviation
2. PT Airfast Indonesia
3. PT Cardig Air
4. PT Deraya Flying School
5. PT Travira Air
6. PT Wings Flying School
7. PT Pelita Air
8. PT Whitesky
9. PT Trigana Air
10. PT Transnusa
(tyo/gen)