Jika dikalkulasi, itu artinya besaran dividen yang dibagikan manajemen mencapai Rp 740 per saham, di mana Rp 195 diantaranya merupakan dividen interim yang sudah diserahkan pada 20 Oktober 2014 kemarin.
"Sisanya sebesar Rp 545 per saham akan dibayarkan pada 22 Mei 2015. Ini untuk pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 4 Mei 2014," ujar Presiden Direktur UNTR yang baru, Gidion Hasan, di Jakarta, Selasa (21/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini tak lepas dari masih lesunya sektor pertambangan yang menjadi core business penjualan alat perusahaan yang terafiliasi dengan grup Astra tersebut.
Meski begitu, United Tractors tetap optimistis kinerjanya dapat bertahan melalui peningkatan performa anak usaha yakni PT Pama Persada.
"UT masih dapat diuntungkan oleh bisnis Pama Persada sebagai kontraktor pertambangan yang nantinya akan menopang penjualan alat berat," katanya.