Tommy Soetomo, Direktur Utama PT Angkasa Pura Airports (AP I), menjelaskan untuk kategori bandara berkapasitas 15 hingga 25 juta penumpang per tahun, terdapat 31 bandara yang disurvei. Bandara Ngurah Rai dan Bandara Juanda masuk dalam kategori bandara dengan pelayanan cukup baik, mengungguli Bandara Kansai Osaka di Jepang, Bandara San Diego California di AS, Bandara Zurich di Swiss, Bandara Brisbane Queensland di Australia, dan Bandara Manchester di Inggris.
"Adapun bandara yang berada di peringkat pertama dalam survei ASQ ini adalah Bandara Wuhan Tianhe, Tiongkok," jelas Tommy seperti dikutip dari situs resmi Perseroan, Senin (27/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ASQ merupakan satu-satunya program benchmarking global yang mengukur tingkat kepuasan penumpang di bandara, yang dilakukan oleh ACI. Aspek yang dinilai dalam survei ASQ ini antara lain suasana bandara, fasilitas belanja, fasilitas restoran dan tempat makan, ketersediaan bank/ATM/money changer, sarana hiburan dan rekreasi di bandara, serta keramahan dan kesigapan staf bandara.
"Pengelola bandara di dunia sangat selektif dan hanya mengajukan bandara terbaiknya untuk ikut survei ASQ ini," tutur Tommy.
Dari Indonesia, lanjut Tommy, pihaknya mengikutkan empat bandara, sedangkan PT Angkasa Pura II mendaftarkan lima bandara.
"Berdasarkan survei tersebut, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali berada di ranking ketujuh dunia di kategori 5-15 juta penumpang per tahun, sekaligus merupakan bandara Indonesia dengan ranking dunia terbaik di kelasnya," jelasnya.