“Percetakan uangnya tetap di Perum Peruri,” tutur Peter Jacobs, Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, kepada CNN Indonesia, Senin (4/5).
Hal yang sama, kata Peter, juga dilakukan untuk produksi uang kertas. Ada beberapa bahan uang kertas yang diserahkan pengadaannya pada perusahaan asing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah ada sejumlah perusahaan asing yang memproduksi bahan baku koin itu, sebelum Mint. “Ada beberapa, ada yang dari Inggris,” katanya. “Kali ini yang menang tender dari Kanada.”
Dengan teknologi itu, lapisan nikel, tembaga, dan pelat nikel ditempat di atas inti baja. Teknologi ini sudah dipakai dalam produksi koin di Kanada sejak 2001.