Meski begitu, dividen senilai Rp 313,36 miliar tadi sejatinya sudah meliputi dividen interim yang diberikan pada medio Agustus 2014 lalu sebesar Rp 195,17 miliar.
“Jadi dividen yang masih akan dibayarkan kepada pemegang saham AKRA mencapai Rp 118,19 miliar,” ujar Direktur AKR Corporindo Suresh Vembu di Jakarta, Selasa (5/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan pembagian dividen Rp 313,36 miliar, itu artinya nilai dividen yang akan dibagikan setara dengan Rp 30 per saham dari jumlah saham yang beredar sebanyak 3.939.712.574.
Mengacu laporan keuangan perseroan 2014, perusahaan yang bergerak di bidang logistik, batu bara, sampai perminyakan itu mampu mencatatkan laba bersih sebesar Rp 810,09 miliar, naik 24,96 persen dari laba di tahun sebelumnya di angka Rp 648,25 miliar.
Pun kenaikan laba bersih AKR Corporindo tak lepas dari peningkatan laba usaha perseroan hingga akhir Desember 2014 yang diketahui mencapai Rp 1,06 triliun, meningkat sekitar 38 persen dibandingkan capaiannya di 2013 pada angka Rp 767,58 miliar. Akan tetapi, pendapatan perseroan 2014 hanya mengalami kenaikan tipis sebesar Rp 130 miliar menjadi Rp 22,46 triliun dari posisinya tahun sebelumnya di kisaran Rp 22,33 triliun. (dim/ded)