Hal tersebut menurut JK menjadi salah satu alasan diluncurkannya program Jangkau, Sinergi dan Guideline (Jaring) oleh OJK. JK yang didapuk meluncurkan program tersebut di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan pada hari ini, Senin (11/5) akan ditemani langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikan Susi Pudjiastuti.
"Laut ini kan gratis, ciptaan Yang Maha Esa, tinggal kita saja yang mengolahnya," kata JK saat meluncurkan program tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyaluran kredit dilakukan melalui delapan bank yang telah ditetapkan OJK yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Danamon Indonesia, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), Bank Permata, Bank Bukopin, dan BPD Sulselbar.
Selain dari perbankan, komitmen pembiayaan terhadap sektor kelautan dan perikanan juga diberikan oleh industri keuangan non bank (IKNB) melalui Konsorsium Perusahaan Pembiayaan, Asuransi Jiwa, Asuransi Umum dan Penjaminan. Dari total Rp 17,9 triliun target kredit yang disalurkan untuk memajukan sektor kelautan dan perikanan, IKNB menargetkan dapat menyalurkan kredit sebesar Rp 4,4 triliun atau naik 69,52 persen dari kredit yang disalurkan IKNB sektor tersebut tahun lalu.
Program ini diyakini juga untuk menjawab komitmen pemerintahan Jokowi-JK yang mengaku cukup fokus pada industri maritim dan kelautan. (gen)