"Kita menargetkan konsumer urban mengingat kini sedang terjadi booming consumer class di Indonesia. Selain itu, kami kini merupakan lima besar penerbit spending credit card terbesar di Indonesia, makanya kami perlu melakukan relaunching kartu co-brand kami dengan Telkomsel," ujar Deputy Cards and Loans Business Head Citi Indonesia, Ida Simatupang di Jakarta, Senin (18/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya peluncuran kembali kartu ini, Ida juga berharap agar volume transaksi dan pemegang kartu produk kerjasama ini dapat meningkat sebesar 30 persen dibanding tahun kemarin. Ida mengatakan, sejauh ini kartu co-branding Telkomsel dengan Citi Indonesia sudah dimiliki oleh 50 ribu orang di seluruh Indonesia.
Ia mengatakan bahwa sejauh ini Citi telah mengeluarkan dua kartu co-branding, yaitu dengan Telkomsel dengan jumlah 50 ribu pemegang dan juga kartu co-branding dengan PT Garuda Indonesia dengan 45 hingga 50 ribu pemegang. Sedangkan total kartu kredit, baik jenis co-branding dan value proposition, yang dikeluarkan Citi Indonesia telah mencapai di atas satu juta unit sejauh ini.
Berdasarkan data Statistik Sistem Pembayaran yang dirilis Bank Indonesia, hingga November 2014 jumlah kartu kredit yang beredar sebanyak 15,97 juta keping dengan nilai transaksi kartu kredit mencapai Rp 229,51 triliun atau meningkat dari jumlah yang beredar sepanjang 2013 sebanyak 15,09 juta keping dengan nilai transaksi Rp 223,36 triliun.
Sementara itu, banyaknya kartu debit yang beredar sebanyak 97,20 juta keping dengan nilai transaksi Rp 4.026,19 triliun atau meningkat dibandingkan pada 2013 sebanyak 83,17 juta keping dengan nilai transaksi Rp 3.797,37 triliun.