"Saya inginnya ada penerbangan langsung dari kota-kota di Indonesia Timur seperti Saumlaki dan Merauke ke Australia, untuk mengirim produk-produk perikanan kita," tutur Susi di kantor Bappenas, Selasa (28/5).
Harapan tersebut, kata Susi, akan disampaikan segera ke Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan. Ia juga mempercayakan eksekusi masalah infrastruktur perhubungan itu ke mantan Direktur PT KAI tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, nilai ekspor perikanan pada kuartal I 2015 menembus US$ 906,77 juta. Dari angka tersebut, udang tercatat sebagai komoditas yang paling banyak menyumbang nilai ekspor sebesar US$ 449,95 juta.
Sedangkan penyumbang terbesar kedua adalah tuna dengan nilai US$ 89,41 juta, dan terbesar ketiga disumbang oleh komoditas cumi-cumi yakni senilai US$29,51 juta. (ags)