Dari 82 kota yang disurvei, kata Suryamin, hampir seluruhnya atau 81 kota mengalami inflasi. Kecuali di Pangkalpinang tercatat deflasi 0,61 persen.
"Inflasi tertinggi terjadi di Palu sebesar 2,24 persen, dan terendah di Singkawang 0,03 persen," ujar Kepala BPS Suryamin dalam konferensi pers di kantornya, Senin (1/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Suryamin, seluruh indeks kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga sehingga turut menyumbang inflasi Mei. Inflasi tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,39 persen; serta kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,5 persen.
Sementara untuk kelompok sandang mengalami inflasi 0,23 persen, diikuti oleh kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,2 persen.
Adapun kelompok kesehatan tercatat inflasi 0,34 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,06 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,2 persen. (ags)