Garuda Indonesia Gerus Pangsa Pasar Penumpang Domestik Lion

Safyra Primadhyta, Gentur Putro Jati, CNN Indonesia | Kamis, 04/06/2015 11:23 WIB
Garuda Indonesia Gerus Pangsa Pasar Penumpang Domestik Lion Pesawat Lion Air terbang melewati sayap belakang Garuda Indonesia di lapangan Garuda Maintenance Facility, Cengkareng, Tangerang, Banten, 4 Maret 2015. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grup Lion dan grup Garuda Indonesia beradu kuat dalam memperebutkan pangsa pasar penumpang domestik sepanjang kuartal I 2015. Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, grup Lion menerbangkan 7,15 juta penumpang dan grup Garuda melayani 6,65 juta penumpang.

Namun jika dibandingkan dengan data periode yang sama tahun lalu, grup Garuda yang terdiri dari PT Garuda Indonesia Tbk dan PT Citilink Indonesia berhasil membukukan pertumbuhan penumpang sebesar 12,71 persen karena sepanjang kuartal I 2014 hanya menerbangkan 5,9 juta penumpang.

Sementara grup Lion yang mengoperasikan tiga maskapai yaitu PT Lion Mentari Airlines, PT Batik Air, dan PT Wings Abadi Air justru mengalami penyusutan jumlah penumpang sebesar 14,88 persen. Karena sepanjang Januari-Maret 2014 lalu berhasil menerbangkan 8,4 juta penumpang.


Jika dirunut satu per satu, penyebab turunnya kinerja grup Lion disebabkan oleh anjloknya jumlah penumpang yang diterbangkan Lion Air. Pada kuartal I 2015 ini, maskapai kepala singa itu hanya melayani penumpang sebanyak 5,8 juta orang. Sementara pada kuartal I 2014, jumlah penumpang yang diterbangkannya mencapai 7,25 juta penumpang atau turun 20 persen.

Kemudian Wings Air mengalami penurunan jumlah penumpang sebesar 10,15 persen dari 813,9 ribu penumpang pada kuartal I 2014 menjadi 731,22 ribu penumpang pada kuartal I 2015.

Penurunan jumlah penumpang Lion Air dan Wings Air membuat naiknya jumlah penumpang Batik Air secara tahunan tidak bisa mendongkrak jumlah penumpang grup secara keseluruhan. Padahal Batik Air berhasil menggandakan jumlah penumpangnya dari 336,13 ribu pada kuartal I 2014 menjadi 618,78 ribu di kuartal I 2015.

Kinerja Garuda

Sementara, Garuda bersama anak usahanya Citilink masing-masing mengangkut sebanyak 4,59 juta penumpang dan 2,05 juta penumpang di kuartal I 2015. Pada periode yang sama tahun lalu, Garuda melayani 4,34 juta penumpang dan Citilink hanya melayani 1,56 juta penumpang. Jika di kalkulasi, kedua maskapai pelat merah itu masing-masing mengalami pertumbuhan jumlah penumpang sebesar 5,76 persen dan 31,41 persen.

Meskipun jumlah penumpang yang dilayani grup Lion mengalami penurunan, namun perusahaan milik Rusdi Kirana masih menguasai pangsa pasar penumpang domestik.

Dengan total penumpang domestik yang diterbangkan 14 maskapai nasional sebanyak 16,56 juta, maka grup Lion menguasai 43,17 persen pangsa pasar dan grup Garuda memiliki 37,08 persen.