"Seiring banyaknya pemudik, maka frekuensi kemungkinan kerusakan ban akan semakin tinggi, terlebih ketika menghadapi jalanan yang rusak," ujar General Manager Corporate and Marketing Communication Goodyear Indonesia, Wicaksono Soebroto di Kementerian Perindustrian, Kamis (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, penjualan mobil di tingkat ritel juga menurun sebesar 15 persen ke angka 257.114 unit apabila dibandingkan dengan perolehan kuartal I 2014 yang mencapai 303.776 unit. Bahkan karena pasar mobil lesu pada periode tersebut, Gaikindo sampai harus memangkas proyeksi penjualan hingga akhir tahun dari 1,2 juta unit ke 1,1 juta unit.
"Terkait pasar yang lesu kami memang sedang dorong program replacement dengan nama Worry Free, jadi itu adalah program di mana kami akan berikan perlindungan ban dalam jangka waktu tiga bulan. Jika pecah dalam rentang waktu tersebut, maka penggantiannya free. Selain program trade-in untuk lebaran nanti, jadi memang sedang mengejar layanan purnajual," tuturnya.
Meskipun menargetkan penambahan pemasukan dari pelayanan purnajual, namun perusahaan juga tidak begitu berharap banyak mengingat kebutuhan akan penggantian ban tidak terjadi secara sering. "Adanya kejadian kan tidak sering, sifatnya periodical. Tidak setiap hari ada kondisi seperti itu," kata Wicaksono.