"LED laser hybrid membuat umur proyektor lebih panjang hingga 20 ribu jam. Kalau produk lain paling hanya tahan 3 ribu jam. XJ-V1 juga memiliki konsumsi listrik yang lebih rendah dibandingkan produk lain," kata Bara, Business Relation DPJ, Casio Singapore Pte. Ltd di Jakarta, Selasa (9/6).
Bara juga memastikan, Casio masih memproduksi XJ-V1 dari pabrik di negara asalnya Jepang demi mempertahankan kualitas dari proyektor yang dibanderol dengan harga Rp 9,2 juta tersebut. Meskipun belum berencana memproduksi proyektornya di Indonesia, Casio berani memberi garansi selama tiga tahun untuk perbaikan dan suku cadang produk tersebut. Sementara, garansi LED hybrid sampai penggunaan 6 ribu jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bara, Casio menargetkan bisa masuk ke dalam lima besar pangsa pasar proyektor dengan harga Rp 9 jutaan. Saat ini, Epson masih menguasai pasar proyektor di Indonesia.
Thian Fong, Sales Manager DPJ, Casio Singapore mengatakan selain memiliki keuntungan secara ekonomi karena tak harus mengganti bohlam yang mengandung mercury. Produk XJ-V1 ini juga mudah digunakan karena memiliki teknologi "Quick ON" dan "Quick OFF". Artinya, produk tersebut bisa cepat dinyalakan dan dimatikan tidak lebih dari lima detik.
"Jadi kalau Anda sibuk dan harus menghadiri meeting lain, tidak akan kesulitan untuk mematikan proyektor tersebut, katanya. (gen)