Beroperasinya jalan tol Cikopo-Palimanan ini akan mengurangi jarak tempuh sekitar 40 km dari jalur biasa di Pantai Utara (Pantura) Jawa. Diharapkan, dibukanya jalur ini akan memperlancar arus mudik tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tol Cipali ini merupakan bagian dari program infrastruktur prioritas 1.000 kilometer jalan tol yang dicanangkan dalam kurun waktu 2015-2019.
Proyek tol ini dimulai dengan ground breaking oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto pada 8 Desember 2011. Pembangunannya dilaksanakan oleh PT Lintas Marga Sedaya dan masa konsesi 35 tahun. Adapun pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh Konsorsium PT Karabha Griyamandiri - PT Nusa Raya Cipta Joint Operation (KGNRC JO).
Luas tanah yang diperlukan untuk merealisasikan jalan tol ini sekitar 1.080,69 hektare dan terbagi menjadi enam seksi, yaitu:
- Seksi I, Cikopo-Kalijati (29.12 kilometer)
- Seksi II, Kalijati-Subang (9.56 kilometer)
- Seksi III, Subang-Cikedung (31.37 kilometer)
- Seksi IV, Cikedung-Kertajati (17.66 kilometer)
- Seksi V, Kertajati-Sumberjaya (14.51 kilometer)
- Seksi VI, Sumberjaya-Palimanan (14.53 kilometer) (ded/ded)