Seperti dikisahkan oleh Ella Ubaidi, Executive Vice President Conservation, Design Architecture and Station Maintenance PT KAI (Persero), pasca kekalahan Napoleon di Eropa, kesulitan ekonomi terjadi di mana-mana, termasuk Belanda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menyelamatkan Belanda dari kebangkrutan, diangkatlah Johannes van den Bosch sebagai Gubernur Jenderal pada 1830 dengan tugas utama mengisi kekosongan kas Kerajaan Belanda. Dia pun melahirkan Cultuurstelsel alias Tanam Paksa. Ini adalah gabungan sistem tanam wajib dari era VOC dan sistem pajak tanah era pemerintahan Thomas Stamford Raffles.
Pada saat yang sama, terjadi Revolusi Industri di Eropa yang melahirkan penggunaan mesin dalam berbagai kegiatan manufaktur. Penemuan mesin uap juga mendorong lahirnya peralatan besar, seperti lokomotif. Jalur kereta api pun dibangun di mana-mana dan menular ke Indonesia untuk mengangkut berbagai komoditas dari perkebunan langsung ke pelabuhan.
Ella mengatakan perkeretaapian di Indonesia merupakan industri bersejarah sehingga hampir sebagian besar bangunan stasiunnya telah ditetapkan sebagai cagar budaya RI. Pada tahun 2009 PT KAI membentuk unit Pelestarian yang ditugaskan khusus untuk memugar bangunan-bagunan cagar budaya kereta api tersebut.
Desain stasiun baru atau penambahan bangunan di stasiun, kata Ella, harus selalu mengacu pada estetika sebagian bangunan cagar budaya maupun sebagai bagian arsitektur kota dan mampu menyesuaikan dengan kebutuhan pelayanan penumpang.
Mengapa di Semarang? Albertus Kriswandhono, seorang ahli arkeologi di Semarang, mengatakan pada masa lalu Semarang adalah kawasan yang tepat karena berada di tengah Pulau Jawa. “Setelah kepindahan VOC dari Jepara ke Semarang, semua hasil sumber daya di utara Jawa dan sebagian dari selatan dikapalkan melalui pelabuhan Semarang,” katanya.
Semarang, kata Kriswandhono, lebih sentris. Pada saat yang sama juga sedang berkembang kurang lebih 200 pabrik gula berada di kawasan pantai utara Jawa. “Maka kendaraan yang paling efisien adalah kereta api,” katanya.