Sriwijaya Perkuat Armada dengan Dua Boeing 737-900 ER

Gentur Putro Jati, CNN Indonesia | Rabu, 17/06/2015 18:33 WIB
Kehadiran Boeing 737-900 ER pada Agustus 2015 merupakan yang pertama kali bagi maskapai besutan pengusaha Chandra Lie. Presiden Direktur Sriwijaya Air Chandra Lie dan John Wojick Executive Vice President Global Sales Boeing Company saat meneken kerjasama pengadaan pesawat di Paris Airshow 2015, 16 Juni 2015. (Dok. Sriwijaya Air)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Sriwijaya Air menandatangani perjanjian pembelian dua unit Boeing 737-900 ER dengan produsen pesawat asal Amerika Serikat, Boeing Company pada 16 Juni 2015 di ajang Paris Air Show 2015. Dua pesawat tersebut rencananya akan diterima Sriwijaya tahun ini dan memperkuat armada yang ada sebanyak 38 pesawat.

Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Agus Soedjono menerangkan bahwa penandatangan kerjasama tersebut tidak terbatas untuk pembelian dua unit Boeing 737-900 ER. Namun termasuk opsi pembelian 20 unit pesawat sejenis.

"Karena pengiriman ini telah menjadi bagian dari the definitive purchase agreement. Diperkirakan dua pesawat tersebut akan hadir di Indonesia pada bulan Agustus 2015,” kata Agus dikutip dari keterangan pers, Rabu (17/6).


Sriwijaya menurut Agus akan meminta Boeing untuk mendesain dua pesawat pesanannya sehingga mampu menampung 220 kursi. "Pembelian Boeing 737-900 ER ini tidak hanya untuk memperluas jaringan penerbangan di domestik maupun internasional, tetapi juga untuk menambah frekuensi penerbangan, mengingat jumlah penumpang udara yang bertambah setiap tahunnya," tutur Agus.

Kehadiran Boeing 737-900 ER sendiri merupakan yang pertama kali bagi maskapai besutan pengusaha Chandra Lie. Sebelumnya, Sriwijaya telah mengoperasikan 38 pesawat terdiri dari Boeing 737-800 NG, 737-400, 737-300 dan 737-500.

Hingga 2014, Sriwijaya Air melayani 39 kota tujuan domestik dan tiga rute penerbangan regional, yaitu Penang, Terengganu, Ipoh (Malaysia), Dili (Timor Leste), dan Hangzhou, Chengdu, Nanking dan Ningbo di Tiongkok.

Garuda Pilih Airbus

Sementara maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia Tbk mengumumkan telah menandatangani Letter of Intent dengan Airbus untuk rencana pembelian hingga 30 pesawat Airbus A350 XWB. Penandatanganan kerjasama tersebut juga dilaksanakan di tengah-tengah kegiatan pameran kedirgantaraan Paris Airshow 2015 di Paris, Perancis, oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo dan Direktur Utama Airbus Fabrice Bregier.

“Penerbangan jarak jauh menjadi prioritas kami ke depan. Dengan konsumsi fuel yang lebih efisien, kemampuan jelajah yang maksimal dan dengan kabin lebih luas, A350 XWB akan sangat cocok mendukung rencana kami,” kata Arif.

Pesawat A350 XWB memiliki desain aerodinamis terbaru dengan fuselag dan sayap menggunakan carbon fibre, dan pesawat ini menggunakan mesin Rolls Royce Trent XWB yang hemat bahan bakar. Secara keseluruhan, teknologi terbaru ini telah diterjemahkan menjadi pesawat dengan operasional efisiensi tingkat terbaik melalui penghematan bahan bakar dan emisi hingga 25 persen, serta hemat biaya perawatan.

Bagi penumpang, pesawat ini menawarkan kenyamanan terbaru khususnya dalam pesawat dengan cabin ekstra luas yang menawarkan ruang personal lebih pada semua kelas, termasuk seat 18 inci yang menjadi standar di kelas ekonomi.

Pesawat jenis A350 XWB telah sukses di kawasan Asia Pasifik dan beberapa maskapai di kawasan juga telah memesan sebanyak 244 pesawat, atau berjumlah hampir sepertiga dari sebanyak 780 pesanan dunia hingga saat ini. (gen)


ARTIKEL TERKAIT