Kementerian Keuangan melalui situs resminya melaporkan, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro menjadi salah satu penandatangan naskah Article of Agreement (AoA) pendirian AIIB di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada Senin (29/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inisiatif pembentukan AIIB sendiri telah disampaikan secara langsung oleh Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping dalam Pertemuan Tingkat Pemimpin Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) di Bali pada Oktober 2013 lalu.
AIIB diharapkan dapat memasuki entry into force pada Bulan Desember 2015, dan mulai beroperasi pada awal tahun 2016. Dalam rangka persiapan operasionalnya, akan dilakukan beberapa pertemuan Chief Negotiators sebelum Desember 2015. Pada akhirnya, AIIB diharapkan dapat membantu mengatasi pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia. (ags/ags)