Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya mengatakan, nelayan dipilih pemerintah karena mereka bekerja di tempat berbahaya dan berisiko saat bekerja.
"BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung risiko yang terjadi pada nelayan yang sudah terdaftar di dalam kategori pekerja bukan penerima upah," ujarnya dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Selasa (30/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT