"Ada proyek blue book, proyek pemerintah yg disusun oleh Bappenas, jumlahnya yang sudah direncanakan itu US$ 38 miliar," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil usai rapat di Kantor Wakil Presiden, Rabu (1/7).
Sofyan menjelaskan pendanaan proyek-proyek prioritas ini sebagian besar akan mengandalkan pinjaman dari sejumlah lembaga multilateral, antara lain Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB), dan Badan Kerjasama Internasional Jepang (JICA). Selain pinjaman langsung yang ditarik negara, BUMN juga dimungkinkan menarik langsung pinjaman infrastruktur tanpa harus melalui APBN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Paling banyak proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan listrik. Itu yang nomor satu. Ada juga proyek sosial seperti bangun rumah sakit," kata Sofyan.