Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Muhammad Alwi mengatakan naiknya proyeksi jumlah pemudik dengan moda angkutan udara disebabkan musim mudik kali ini lebih lama dibandingkan 2014 lalu. Menurut Alwi, tahun ini pemerintah menetapkan musim mudik selama 26 hari, sementara tahun 2014 hanya 16 hari.
"Kami memperkirakan jumlah penumpang pada lebaran tahun ini meningkat. Penumpang domestik diperkirakan mencapai 5,4 juta penumpang. Sedangkan penumpang luar negeri mencapai 800 ribu orang," kata Alwi dikutip dari laman Kementerian Perhubungan, Selasa (7/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alwi mencatat, angka tersebut meningkat signifikan, yakni 60 persen dari realisasi kapasitas 2014 sebesar 4,39 juta kursi. Beberapa maskapai yang telah meminta izin menambah frekuensi penerbangannya adalah Sriwijaya Air, Citilink, Nam Air, Kalstar Aviation, Indonesia AirAsia, Garuda Indonesia, Batik Air, dan Lion Air.
Untuk memastikan seluruh pemudik terangkut dari bandara, pemerintah menurutnya telah menginstruksikan maskapai untuk menggunakan pesawat berkapasitas lebih besar. Selain itu delapan bandara yang menjadi tujuan utama pergerakan para pemudik selama libur lebaran juga telah diminta untuk beroperasi 24 jam penuh.
"Delapan bandara yang dimaksud adalah Soekarno Hatta (Tangerang), Juanda (Surabaya), Sultan Hasanuddin (Makassar), Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS), Sepinggan (Balikpapan), Kualanamu (Medan), Sentani (Jayapura), Ngurah Rai (Denpasar), dan Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II (Palembang)," ujar Alwi. (gen)