Kepala Humas SKK Migas Elan Biantoro menyebutkan ketiga proyek tersebut adalah:
1. Pelikan, Blok Natuna A milik operator Premier Oil Natuna Sea B.V.
2. Bukit Tua, Blok Ketapang dengan operator Petronas Carigali Ltd.
3. Senoro Gas, Blok Senoro-Toili yang dikelola JOB Pertamina-Medco E&P Tomori.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Elan menyebutkan sejak onstream pertama kali, secara bertahap produksi ketiga proyek tersebut terus meningkat. Ia mencontohkan proyek Bukit Tua, saat ini tingkat produksi minyaknya rata-rata sebanyak 5.500 bph. Sementara produksi puncak sebanyak 20 ribu bph baru akan dicapai pada 2016.
Lifting gas bumi tercatat sebesar 6.587 juta kaki kubik per hari atau 96,4 persen dari target 7.079 juta kaki kubik per hari.
Secara total, lifting migas sebanyak 1,94 juta barel setara minyak per hari atau 94,8 persen dari target sebanyak 2,045 juta barel setara minyak per hari.
Meski belum menyentuh angka 100 persen, Elan mengatakan SKK Migas tetap optimistis target lifting minyak dalam APBNP masih dapat dicapai dengan adanya peningkatan produksi. Termasuk dari Lapangan Banyu Urip dan Bukit Tua.
“Dengan adanya tambahan produksi ini, kami optimis target APBNP dapat tercapai,” ujarnya.
Sembilan Proyek Tambahan
Sepanjang semester II 2015, SKK Migas menargetkan selesainya sembilan proyek dengan total kapasitas produksi sebesar 193 ribu bph dan gas 500 juta kaki kubik per hari. “Semoga bisa mendukung pencapaian target produksi migas nasional,” katanya.
“Proyek lainnya relatif sesuai jadwal,” katanya.
Ia mencontohkan proyek South Mahakam Development 3 dengan operator Total E&P Indonesie yang memiliki kapasitas produksi 1.800 bph dan gas 120 juta kaki kubik per hari. Saat ini dalam tahap pengeboran pengembangan, dan diperkirakan mulai produksi pada kuartal III.
Sementara yang menjadi proyek terbesar tahun ini adalah Banyu Urip Blok Cepu dengan operator ExxonMobil Cepu Ltd. Per Juni produksi berada diangka 83.534 bph. Mulai Agustus produksi meningkat menjadi 149.000 bph, dan diharapkan terus meningkat hingga 205.000 bph pada November 2015. (gen)