“Saya lapor inflasi bulan Juni, selama bulan puasa cukup terkendali karena operasi pasar yang dilakukan cukup membawa dampak positif," kata Donny usai menemui Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta, Jumat (10/7).
Seperti yang diketahui, pada Juni kemarin angka inflasi di DKI Jakarta berada di level 0,35 persen, naik 0,08 persen dari eskalasi inflasi bulan Mei yang mencapai 0,27 persen. Meski inflasi Juni dinilai aman, Donny bilang, pihaknya akan tetap mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk tetap berfokus melakukan operasi pasar demi menekan inflasi. Pun operasi pasar dilakukan dalam rangka meredam naiknya harga barang-barang mendekati perayaan hari raya Idul Fitri pekan depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Bupati Belitung Timur itu pun yakin jika upaya tersebut dilakukan secara serius, para spekulan malanan pokok tidak akan bisa bermain harga lagi. "Kalau kita bisa penetrasi 20-30 persen saja mereka akan takut," tandasnya.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), pada bulan Juni, DKI Jakarta mengalami inflasi sebesar 0,35 persen, naik 0,08 persen dari yang bulan Mei yang hanya mencapai 0,27 persen.
Sementara inflasi tahun 2015 mencapai 0,98 persen dan laju inflasi tahun ke tahun DKI Jakarta mencapai 7,59 persen.
Inflasi Juni 2015 ini lebih rendah dibanding Juni tahun lalu yang mencapai 0,41 persen.
Tahun ini inflasi didorong oleh kenaikan sejumlah harga kelompok bahan pangan sebesar 1,3 persen, rokok dan tembakau 0,66 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,29 persen.
Sementara untuk komoditi yang memberikan sumbangan inflasi cukup besar antara lain bensin, dengan bobot 0,047 persen dan tarif listrik dengan bobot 0,036 persen. (dim/gen)