Dikutip dari riset PT Sinarmas Sekuritas, Kamis (23/7), indeks diperkirakan akan bergerak campuran di kisaran 4878-4925.
Adapun perhatian investor kemungkinan besar akan mengarah pada rilis data klaim pengangguran di Amerika Serikat yang diperkirakan stagnan ke 281 ribu. Sementara dari China, rilis data HSBC Manufacturing PMI Flash yang diperkirakan bertambah 0,3 ke level 49,7 juga akan mempengaruhi keputusan pelaku pasar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa saham yang menurut Sinarmas patut diperhatikan adalah PTPP, INTP, PTBA, dan BBCA.
"Kondisi laju IHSG kembali di persimpangan antara kembali melanjutkan pelemahan dengan mulai adanya aksi ambil untung dan mencoba bertahan di zona positifnya," tuturnya melalui riset.
Menurutnya, laju bursa saham global akan menentukan arah pergerakan IHSG sambil menunggu sentimen dari dalam negeri. (ags/ags)