"Kami melihat permintaan pulau Sumatera ada harapan kendati permintaan secara nasional melemah karena Sumatera tidak overcapacity seperti di Jawa. Kalau kami lihat ada wilayah lain yang bagus, mungkin kami akan tambah terminal semennya," jelas Direktur Keuangan Holcim Indonesia, Kent Carson di Kementerian Perindustrian, Jumat (24/7).
Saking optimisnya, Carson mengatakan bahwa pihaknya telah menggelontorkan dana hingga mencapai US$ 35 juta untuk pembangunan tersebut, dimana pembangunannya sudah dimulai sejak tahun lalu. Untuk ukuran pulau Sumatera, ia mengatakan bahwa skala pembangunan ini terbilang cukup besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Carson mengatakan, pihaknya belum berencana untuk membangun terminal semen di lokasi lainnya dalam waktu dekat setelah merampungkan terminal di Lampung ini. Namun, hal itu akan dipertimbangkan Holcim jika pabrikan semen asal Jerman itu melihat lonjakan permintaan semen di sebuah kawasan tertentu.
Seperti yang telah diketahui sebelumnya, penjualan Holcim pada kuartal I 2015 menurun sebanyak 4,44 persen dari angka Rp 2,35 triliun di tahun lalu ke angka Rp 2,25 triliun ini. Hal tersebut juga berimplikasi pada penurunan laba perseroan di kuartal I tahun ini sebanyak 89,89 persen menjadi Rp 32,69 miliar dari angka Rp 323,58 miliar di periode yang sama tahun lalu.
"Selain masalah permintaan pasar, kami juga melihat kondisi sekarang. Setelah mengeluarkan uang US$ 850 juta untuk pembangunan pabrik Tuban I dan Tuban II lebih baik bagi kami untuk mengoptimalkan dulu apa yang sudah ada," pungkas Carson.
Sebagai informasi, pembangunan terminal semen Lampung ini sudah dimulai oleh perusahaan sejak kuartal III 2014 dan diharapkan rampung pada tahun ini. Terminal semen ini rencananya berkapasitas 1 juta ton dan menempati lahan seluas 4,7 hektare di desa Rangai Tritunggal, Lampung Selatan.
Lebih lanjut, kapasitas produksi Holcim Indonesia sendiri mencapai 10,8 juta ton per tahun dan akan meningkat menjadi 12,5 juta ton per tahun setelah rampungnya pabrik Tuban II yang berkapasitas 1,7 juta ton per tahun pada pertengahan tahun ini. Produksi Semen Holcim dihasilkan dari tiga pabrik yang terdapat di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), dan juga Tuban (Jawa Timur). (gir/gir)