“PT KAI perlahan-lahan akan menambah jumlah armadanya. Kemungkinan besar tahun depan kami akan menambah paling tidak untuk kereta ekonomi lima rangkaian. Kemudian kalau diizinkan dan kalau mampu INKA juga menyediakan lima rangkaian lagi untuk kelas I," ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, di Jakarta, Senin (27/7).
Kendati demikian, Edi belum bersedia menyebutkan total investasi yang dibutuhkan untuk membeli rangkaian kereta tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menambah armada baru, PT KAI juga akan melakukan peremajaan armada. Edi menyebutkan hampir 50 persen armada kereta penumpang baik jarak jauh maupun pendek yang beroperasi saat ini berusia antara 20–50 tahun.
Langkah peremajaan yang diambil misalnya dengan cara mengecat maupun merenovasi ulang interior baik di dalam maupun di luar kereta tua.
"Saat ini ada satu rangkaian yang sedang dicoba yaitu rangkaian kereta makan yang diperbaharui oleh Daerah Operasiona (Daop) IV,. Kereta makannya itu sangat indah. Begitu mau masuk ada gapura. Di dalam, semuanya (dilapisi) kayu. Kayunya semuanya dilapisi resin. Cantik sekali. Itu jadi salah satu percontohan," kata Edi.