Selain menaikkan nilai obligasi, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan Pemerintah Provinsi telah memutuskan akan memberikan tenor 10 tahun atas obligasi tersebut.
Deddy menjelaskan, alasan Pemerintah Provinsi menambah target penerbitan obligasi karena dana tersebut tidak hanya akan digunakan untuk membangun Bandara Kertajati. Namun juga proyek-proyek infrastruktur daerah lainnya seperti jalan tol Cisungdau, tol Gedebage - Tasikmalaya, tol Sukabumi - Ciranjang, dan Ciranjang-Padalarang yang sedang disiapkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut aktor senior tersebut, tenor selama 10 tahun diberikan dengan mempertimbangkan pendapatan asli daerah (PAD) yang akan digunakan untuk mengembalikan dana obligasi kepada investor berikut yield yang belum ditentukan.
Penerbitan obligasi ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Deddy mengaku optimistis akan banyak investor yang tertarik dengan obligasi daerah Jawa Barat, pasalnya pertumbuhan ekonomi daerah tersebut selalu baik.
"Kalau PAD tidak meningkat, menerbitkan obligasi seperti bunuh diri karena ini merupakan investasi jangka panjang," ujarnya. (gen)