Secara akumulatif, Asean Automotive Federation (AAF) mencatat penjualan motor di kawasan turun 17 persen selama Januari-Juni 2015, setelah hanya berhasil menjual 4,74 juta unit. Sementara pada semester I 2014, jumlah motor baru yang terjual mencapai 5,7 juta unit.
Indonesia sejauh ini masih menjadi pasar terbesar industri sepeda motor di Asean, dengan angka penjualan pada paruh pertama sebesar 3,2 juta unit. Angka tersebut anjlok 22,8 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai angka 4,2 juta unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gerus Produksi
Penurunan produksi terbesar terjadi di Indonesia, yakni minus 22,3 persen.Apabila pada Januari-Juni 2014 produksi sepeda motor di Indonesia mencapai 4,2 juta unit, maka pada periode yang sama tahun ini angkanya menurun menjadi 3,2 juta unit.
Negara lain yang mengalami penurunan produksi sepeda motor ialah Malaysia, setelah hanya mencatatkan angka produksi 208.238 unit atau negatif 6,3 persen.
Namun, Filipina dan Thailand masih lebih baik dari sisi produksi setelah mencatatkan pertumbuhan masing-masing 0,6 persen dan 1,2 persen.
Apabila pada paruh pertama 2014 produksi motor Filipina sebanyak 374.493, maka pada Januari-Juni tahun ini naik menjadi 376.590 unit. Sementara Thailand, produksinya naik dari 957.985 unit menjadi 969.500 unit.
Sementara negara Asean lainnya tidak terdata sebagai negara produsen motor di AAF. (ags)