Michael Remsen, CEO dan Vice President Director Matahari mengatakan pihaknya sangat gembira melihat kecepatan pembukaan gerai perseroan di tahun 2015 dan menantikan perbaikan makroekonomi di semester dua.
“Kinerja semester 1 2015 kami yang kuat merupakan refleksi dari daya tahan dan terus menguatnya pertumbuhan di segmen menengah yang menjadi target pelanggan kami, sejalan dengan bergesernya periode Lebaran,” ujar Michael dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (31/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Same store sales growth (SSSG) yang kuat sebesar 12,2 persen, merupakan hasil dari pengaruh bergesernya periode Lebaran, peningkatan demand dari segmen pelanggan yang menjadi target perseroan, dan perbaikan di penawaran produk yang dijual Matahari,” kata Michael.
Pada tanggal 1 Juli 2015, Matahari telah melakukan pembayaran dividen final untuk tahun buku 2014 sebesar total Rp 851,4 miliar atau Rp 291,8 per saham, setara dengan 60 persen dari Laba Bersih Matahari untuk tahun buku 2014, meningkat 85 persen dari Rp 157,7 per saham tahun lalu.
“Dengan delapan toko baru pada musim ramai ini, pendapatan emiten dibukukan Rp 3,9 triliun (naik 18 persen secara tahunan) dan laba bersih Rp 648 miliar (naik 80 persen secara tahunan) pada semester I 2015, di atas harapan,” jelasnya dalam riset.
(gir/gir)