“Itu tidak benar. Saya tidak tahu itu cerita dari mana. Blue Bird belum ada rencana ke roda dua. Kami masih fokus ke armada roda empat saat ini,” kata Purnomo ketika dihubungi CNN Indonesia, Rabu (5/8).
Dalam waktu dekat, Purnomo mengatakan Blue Bird akan fokus meluncurkan layanan taksi dengan armada baru Honda Mobilio guna meremajakan sebagian taksi jenis sedan yang sudah uzur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kinerja Blue Bird
Pada tahun ini, perseroan memperoleh izin menambah armada hingga 7.500 unit. Sementara hingga kuartal I 2015, perseroan telah menambah armada sebanyak 1.000 unit, sehingga total hingga akhir Maret 2015, Blue Bird memiliki sekitar 33.000 armada.
Tercatat, Blue Bird mengalami rugi selisih kurs senilai Rp 23,03 miliar, padahal pada semester I 2014 perseroan mencetak laba kurs Rp 6,36 miliar. Setelah dikurangi beban dan biaya, perseroan pada akhirnya mencetak laba Rp 444 miliar, naik 10,91 persen dari Rp 402,87 miliar.
“Kondisi ekonomi memang sedang tidak bagus karena daya beli menurun dan nilai tukar rupiah melemah. Untungnya harga BBM masih terkendali,” kata Purnomo. (gen)