Padahal menurut Reza, setiap kata yang diucapkan Jokowi mendapat perhatian dari para investor pasar modal karena diharapkan bisa memberi angin segar yang berujung pada menghijaunya IHSG. Pada penutupan perdagangan kemarin, Indeks turun sebesar 21 poin (0,45 persen) ke level 4.748 setelah bergerak di antara 4.720-4.764.
“Tapi, tampaknya hal itu belum dapat terlaksana. Bahkan keyakinan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat di atas 5 persen yang disampaikan Presiden Jokowi tampaknya kurang dapat menahan adanya aksi jual,” ujar Reza dikutip dari riset harian, Selasa (11/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Minim Sentimen Bagus
“Belum adanya sentimen positif membuat IHSG berpotensi melanjutkan pelemahannya. Apalagi jika pelaku pasar lebih memilih untuk stay away dari pasar sehingga membuat IHSG akan kehilangan momentum kenaikannya. Namun demikian, kami hanya bisa berharap agar pelemahan dapat lebih terbatas dan aksi jual dapat berkurang,” ujar Reza.