Setelah didera persoalan politik tiada habis, perekonomian Thailand sebetulnya sedang berada di jalur yang membaik. Perekonomian masih bertumbuh dengan pencapaian yang di luar ekspektasi para ekonom.
Musim kemarau dan devaluasi Yuan yang disengaja, telah mempengaruhi perekonomian negeri dengan ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara itu. Penurunan di sektor manufaktur dan ekspor juga berpengaruh. Meski begitu, belanja pemerintah dan sektor pariwisata semakin membaik sehingga ini yang mendorong perekonomian Thailand terus bergerak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk annual basis, pertumbuhan perekonomian Thailand adalah 2,8 persen. Ini turun dari 3 persen pada kuartal pertama 2015, begitu data dari Dewan Nasional Ekonomi dan Pembangunan Sosial (NESDB) Thailand. NESDB kemudian memangkas ramalan GDP menjadi 2,7-3,2 persen, dari estimasi sebelumnya, 3-4 persen.