Mengutip CNN Money dan Reuters, indeks Dows Jones Industrial Averange (DJIA) ditutup turun 1,29 persen di level 15.666,44 setelah sempat melonjak 442 poin. Kondisi serupa juga dialami indeks Standard and Poor (S&P) 500 yang turun 1,35 persen menjadi 1.867,61. Sementara indeks Nasdaq terkoreksi 0,44 persen ke level 4.506,49.
Dalam enam hari perdagangan terakhir, indeks Dow Jones telah kehilangan 1.900 poin atau minus 11 persen. Sementara S&P 500 telah terkoreksi 11 persen dalam sepekan terakhir dan mencatatkan transaksi harian terburuk sejak 2011.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fenomena ini dinilai sebagai tanda terbaru dari kecemasan pelaku pasar terhadap dampak perlambatan ekonomi China terhadap perekonomian global, meskipun bank sentral China sempat meresponnya dengan memangkas suku bunga untuk kedua kalinya dalam dua bulan terakhir.
"Masih ada ketakutan. Perlu beberapa tanda-tanda untuk meyakinkan orang bahwa pasar pasar stabil dan tidak akan terguling dari tepi dan runtuh," kata Bruce McCain, kepala strategi investasi untuk Key Private Bank.
(ags)