"Tidak akan ada kenaikan harga BBM," tegas Sudirman usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (27/8).
Menurut Sudirman, setiap bulan pemerintah mengkaji perkembangan harga minyak sebagai dasar penetapan harga jual BBM yang ideal sesuai dengan harga keekonomian. Saat ini opsi yang tengah dipertimbangkan adalah menurunkan harga jual BBM atau mempertahankan harga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apabila opsi kedua yang dipilih, lanjut Sudirman, maka selisih harga jual dengan harga keekonomian yang kelebihan akan digunakan untuk dua hal.
Dari kerugian Rp 12 triliun yang diklaim Pertamina, Menteri ESDM belum bisa menjelaskan berapa besar yang sudah berhasil ditutup. "Saya harus cek ke Pertamina," ujarnya singkat. (ags)