Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah telah menunjuk konsultan independen Boston Consulting Group (BCG) untuk melakukan penilaian dan uji kecantikan (beauty contest) terhadap dua kandidat tersebut.
Namun tiba-tiba, dalam proses tahap evaluasi akhir, kedua negara mengajukan tambahan butir usulan dalam proposal yang telah disampaikan. Darmin mengaku hal tersebut semakin memberatkan proses penilaian yang dilakukan oleh BCG.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usulan tambahan yang juga diajukan oleh China. Namun sayangnya Darmin tidak menyebut butir tambahan yang diajukan oleh delegasi Presiden Xi Jin Ping itu.
"Mereka (China) juga pasti membaca dari media. Kita beritahu ada usulan tambahan dari pihak Jepang khusus disampaikan oleh utusan khusus Perdana Menteri Jepang. Silakan kalau China mau mengusulkan juga, harus sampaikan melalui surat. Kita harus adil," kata Darmin.
Namun mantan Direktur Jenderal Pajak itu menegaskan pembahasan hasil evaluasi akan tetap akan diselesaikan Senin, 31 Agustus 2015 mendatang dan tidak akan mundur dari target tanggal semula.
“Kami akan bahas hasilnya, cuma kami minta jangan dicampur usulan barunya dengan proposal yang sebelumnya sudah kami terima, harus terpisah. Saya mencoba akan menyelesaikan pekan depan. Putusannya senin," ujarnya. (gen)